Sekedar Catatan

Benyamin Suaeb, Muka Kampung Rejeki Kota

Posted on: November 26, 2007

JIKA Samson ‘beneran’ punya kelemahan di rambutnya yang panjang, maka Samson Betawi justru di bulu ketiaknya. Itulah yang membuat Si Samson kontan letoy sambil menyumpah-nyumpah, saat Sang Kekasih yang berkhianat diam diam ternyata memotong ‘sarang burung Pipit’ di bawah lengannya. Parodi tentang dongeng Samson yang dibetawikan itu, adalah salah satu ciri dan cara Benyamin Suaeb dalam meluahkan kreativitasnya yang kaya sekaligus konyol tapi tetap lucu. Seniman Betawi yang lahir di AKemayoran Jakarta 5 Maret 1939 ini, memang sosok yang controversial. Dia berani melawan arus atau melabrak pakem apapun dalam berkesenian yang justru masih dihormati artis-artis lainnya.

Benyamin tak perduli, apakah prilakunya agak jorok atau jahil bagi orang lain, jika merasa itu bagian dari pertunjukan yang harus dilakoni, bukan masalah baginya. Bungsu dari delapan bersaudara ini, memang sejak kecil sudah harus dihadapkan dengan kehidupan yang memaksanya untuk memutus urat malu. Benyamin kecil biasa keliling kampung menjadi pengamen dengan berbagai cara agar orang mau mengeluarkan recehannya. Tak banyak yang tahu, bahwa uang tersebut dikumpulkan Ben ternyata untuk biaya sekolah kakak kakaknya.
Bakat bermusik Benyamin sudah terlihat sejak dia kecil. Tapi lantaran tak punya duit membeli alat musik sungguhan, Benyamin menggantinya dengan membuat peralatan dari botol, kaleng kosong, sampai drum minyak, untuk menyalurkan bakat musik bersama 7 saudaranya. Dan dia tak malu meski harus tampil dengan “Orkes Kaleng” tersebut di depan umum.

Tetapi bakat yang juga tak kalah menonjol selain sebagai pemusik dari Benyamin adalah melawak. Pria kocak tapi pemberani yang sempat kuliah di Akademi Bank Jakarta ini pertama kali membentuk Band Melodyan Boy. Di sini, dia sudah berusaha untuk mengangkat lagu-lagu Betawi yang dia ciptakan sendiri seperti Si Jampang atau Nonton Bioskop yang ternyata disukai banyak orang. Lumayan sukses di sana, pada akhir tahun 60-an Benyamin kemudian menawarkan diri ke pihak perusahaan rekaman.

Karena kegigihan dan sikap kocaknya, meski awalnya agak keberatan, pihak manajemen perusahaan yang dia datangi akhirnya menyerah. Tapi itu memang pilihan yang tepat. Karena lagu-lagu betawi yang dinyanyikan Benyamin dengan gaya musik Pop, ,Blues, rock’n roll sampai dangdut ternyata memperoleh pasaran luas. Dari sini, mengalirlah album-album semacam Si Jampang, Nonton Bioskop, Kompor Mledug, Begini Begitu, Janda Muda, Pilih Aje, Belajar Membaca, dan banyak lagi yang umumnya ciptaannya sendiri. Benyamin yang menikah dengan Noni –yang awalnya kesal dengannya karena selalu merasa diributi Benyamin yang sengaja main musik di seberang rumahnya di Kemayoran– tahun 1959, banyak berduet dengan Ida Royani yang sering dipanggilnya Mpok.

Bintang Benyamin Suaeb benar-benar bersinar cemerlang pada saat dia terjun di dunia filem. Dia sesungguhnya menjadi penerus dari Bing Slamet, seniman yang dihormati dan dikaguminya. Dari Bing-lah Benyamin merasa banyak belajar. Bahkan lagunya Nonton Bioskop dan Brang Breng Brong juga diberikan kepada Bing Slamet untuk direkam. Jejak berkesenian Bing yang terkenal karena selalu menyanyi sambil melawak, kemudian bermain filem dengan menggunakan judul-judul yang mengambil namanya, dikuti oleh Benyamin. Seperti telah dikatakan tadi, Benyamin memang tak masalah jika melawan arus. Pada saat itu, actor filem bukan hanya dituntut untuk pintar berakting, tetapi juga harus berwajah ganteng. Filem-filem laris masa tersebut memang tak jauh dari wajah yang menjual semacam actor Ratno Timoer, Wahab Abdi, Robby Sugara, Rahmat Hidayat, Slamet Raharjo, Sophan Sophian, Dr Fadli, atau Rachmat Kartolo. Namun Benyamin tak masalah bukan hanya untuk jadi actor utama filem yang dibintanginya, tetapi sekaligus juga mengusung namanya sebagai judul filem. Seperti yang telah dilakukan Bing Slamet.

Dari sinilah kemudian lahir filem-filem yang hampir seluruhnya sukses besar, seperti Benyamin Biang Kerok (Nawi Ismail, 1972), Benyamin Brengsek (Nawi Ismail, 1973), Benyamin Jatuh Cinta (Syamsul Fuad, 1976), Benyamin Raja Lenong (Syamsul Fuad, 1975), Benyamin Si Abunawas (Fritz Schadt, 1974), Benyamin Spion 025 (Tjut Jalil, 1974), Traktor Benyamin (Lilik Sudjio, 1975), Jimat Benyamin (Bay Isbahi, 1973), Benyamin Tarzan Kota, Benyamin Samson Betawi, Tarsan Pensiunan dan Benyamin Tukang Ngibul (Nawi Ismail,1975). Selain itu, Benyamin juga bermain untuk filem-filem lawak seperti Drakula Mantu bersama actor sejak zaman Belanda Tan Tjeng Bok, Ratu Amplop bersama pelawak Ratmi (Nawi Ismail, 1974), Cukong Blo’on (Hardy, Chaidir Djafar, 1973), Tiga Janggo (Nawi Ismail, 1976), Zorro Kemayoran (Lilik Sudjio, 1976). Benyamin memperoleh dua Piala Citra masing-masing untuk filem Intan Berduri (Turino Djunaidi, 1972) yang dibintanginya bersama Rima Melati, serta setahun kemudian lewat filem Si Doel Anak Modern.

Seperti layaknya actor-aktor yang sukses, Benyamin juga membuat perusahaan sendiri yang diberi nama Jiung Film. Produksinya antara lain Benyamin Koboi Ngungsi (Nawi Ismail, 1975) – serta bermain dengan Mansursyah dalam filem yang mengocok perut, Musuh Bebuyutan (1974). Terakhir perusahaan ini menelorkan Hippies Lokal (1976).

Apa yang diungkapkan Benyamin tentang perjalanan hidupnya yang penuh sukses itu, tergambar dari salah satu celetukan khasnya yang populer, ‘Muke kampung, rejeki kota’. Dan untuk menggambarkan wajah (nya) yang tidak ganteng tersebut, dia juga sering nyeletuk ‘Muke lu jauh’, ‘muke lu tung tung’. Karier cemerlang Benyamin berlanjut hingga ke usia senjanya, ketika bermain sebagai Ayah Rano Karno dalam serial sinetron yang sangat sukses di layer kaca, Si Doel Anak Sekolahan. Sinetron yang dia bintangi sampai pada akhir hayatnya dan selalu ditunggu-tunggu pemirsa.

Tanggal 5 September 2005 silam, lelaki kocak, humoris, jahil, tetapi baik hati ini, ikut anak-anak bermain sepak bola di dekat rumahnya. Pulang dari sana, karena kelelahan, penyakit jantung yang memang dia derita sejak lama, mendadak kambuh secara serius. Bang Ben, begitu kerap dia disapa, tak sempat lagi ditolong. Seniman besar sekaligus bintang yang sudah malagenda ini kemudian menghembuskan nafasnya yang terakhir di usia menjelang 65 tahun.

Dengan jumlah filem serta lagu-lagunya yang lumayan banyak serta memiliki ciri yang demikian “khas Benyamin Suaeb”, susah untuk melupakan keberadaannya. Dia seniman yang luar biasa. Kepergian abadinya, tidak membuat orang-orang bisa berhenti tersenyum atau tertawa, jika kebetulan mendengarkan musik dan menyaksikan filem-filemnya. Kekocakan Benyamin dalam menyanyi, misalnya, memang tidak ada duanya. Cobalah Anda simak tiga lagunya yang saya pilihkan ini. Janda Muda merupakan ungkapan kekesalan hatinya sebagai Samson yang kehilangan kekuatannya, akibat dicukur bulu ketek ajimatnya.

“Nangke Blande di-encot-encot Jande. Jande nggak laku, ketiban Nangke Lande. Yang mana Lande yang mana Ikan Pede, Gue perhati’in due-duenya same”

Sedang lagu Belajar Membaca bersama Ida Royani mempermainan konsonan kata bu secara kocak.

“Baba Pasang Bubu Bu. Babi Seruduk Babu. Sang Babu Dikejar Babi, Sang Babi Diinjek Babu.”

Ketika Bing Slamet pergi, dengan cepat kehilangan tersebut tergantikan oleh kehadiran seorang Benyamin Suaeb. Namun pada saat Sang Pesohor yang kocak ini justru yang pergi, kita tiba-tiba saja harus mengakui, bahwa tak melihat siapapun yang mampu menggantikan tempatnya.
Jagad kesenian kita, mungkin (mungkin berlebihan bisa jadi juga tidak) perlu satu abad untuk bisa kembali menemukan seseorang semacam Bang Ben***

NO

JUDUL LAGU

PENCIPTA/PENYANYI

Download

1.

Belajar Membaca Benyamin S & Ida Royani
Download

2.

Pilih Aje
Benyamin S & Ida Royani

Download

3.

Hujan Gerimis
Benyamin S & Ida Royani

Download

4.

Tukang Kredit
Benyamin S & Ida Royani Download

5.

Kompor Mleduk Benyamin S & Ida Royani Download

6.

Maaf Aku Tak Datang
Benyamin S Download

7.

Mak Bapak
Benyamin S & Ida Royani Download

8.

Janda Muda
Benyamin S & Ida Royani Download

Sumber : Dino Site’s
Berita Terkait : Ratna Site’s, Kuping Betawi. Thanks

21 Responses to "Benyamin Suaeb, Muka Kampung Rejeki Kota"

Benyamin S sudah menjadi ikon kota Jakarte dan Betawi-nya.
Seniman yang benar-benar sejati. Sampai karya-karyapun sekarang banyak digandrungi tua dan muda. Makanya ada tuh adek-adek kelas kita jurusan Senirupa yang ngikutin dan menjunjung tinggi karya-karya bang Ben dengan mendirikan group musik “JIUNG BAND”

@ Warno : wah keeren tuh.
Malem minggu, aye pergi ke Bioskop….. [terusin No]

Nonton Bioskop

Malem minggu aye pergi ke bioskop
Bergandengan ame pacar nonton koboi
Beli karcis tau tau keabisan
Jage gengsi kepakse beli catutan

Aduh emak enaknye nonton dua duaan
Kaye nyonye dan tuan di gedongan
Mau beli minuman kantong kosong glondangan
Malu ame tunangan kebingungan

Film abis aye kepakse nganterin
Masuk kampung jalan kaki kegelapan
Sepatu baru, baru aje dibeliin
Dasar sial pulang pulang injek gituan

Aduh emak enaknye nonton dua duaan
Kaye nyonye dan tuan di gedongan
Mau beli minuman kantong kosong glondangan
Malu ame tunangan kebingungan

Aduh emak enaknye nonton dua duaan
Kaye nyonye dan tuan di gedongan

Aduh, aduh emak asyiknye nonton dua duaan
Kaye nyonye dan tuan di gedongan
Malem minggu ke bioskop (ngapain loe?)
Nonton koboi

Untuk versi lagu Nonton Bioskop ane dapet di MP. Silakan donlot di sini

Ahhh, kelihatannya ngefan sama bunyamin, dulu dia sering ke kediri tepatnya di pondok LDII

@ Ustadz Imam Mawardi: Saya gak tahu apa sampai akhir hayat bang Ben msh mengikuti Islam Jama’ah atau LDII. Memang dulu kabarnya dia dan Ida Royani menjadi pengikut Islam Jamaah. Semoga sempat tobat sblm meninggalnya.

Jazakallohu khoir

Bang Ben adalah legenda, die berhasil menjadikan dirinya satu paket dengan Jakarta seperti Pitung dan Jampang. Thanks Bang Ben

Bang Ben memang seniman Betawi sejati. Mengenai LDII-nya bang Ben, dah banyak yang mengetahuinya, termasuk ustadz Imam Mawardi [http://putakamawar.wordpress.com].

Bang Ben emang ngaji di LDII sampai akhir hayat nya, emang apa salahnya kalo jd warga LDII? ini bukti nyata bahwa warga LDII selalu mengajak kebaikkan, sampai akhir hayat Beliau dia tetap berbuat baik terutama buat kemajuan seni betawi. Salam

Mengenai sumbangsih almarhum dalam hal seni budaya Betawi gak ada yg meragukan. Dialah artis serba bisa yg belum tergantikan.

Mengenai wala’nya [loyalitas] ke jamaah LDII saya pikir hal yg lain. Penilaian penyimpangan lembaga yg dulunya bernama Islam Jamaah sudah byk dibahas dan itu merujuk kpd ajaran yg mrk bawa. Sy melihat bang Ben sbg sosok seniman ulung, bukan sebagai dai LDII, walaupun mungkin alm jg mendakwahkan pemahamannya. Saya tidak tahu hal itu. Semoga 4JJI mengampuni kesalahan alm dan kita semua.

Thanks mas Arief

[...] on Benazir Bhutto datang untuk pe…buburkacangijopakeke… on Nurul EvitaAhmad Lukman on Benyamin Suaeb, Muka Kampung R…Arief Budiarto on Benyamin Suaeb, Muka Kampung R…sami on Benazir Bhutto datang untuk pe…Ahmad [...]

bang ben keren abis, tanggal ultahnye same lagi kayak gue 5 maret…
he..hee…
mudah mudahan aje gue bisa kayak die..
emien…

bang ben memang warga LDII waktu umur gw 15 thn dia yg nuntun gw jadi org alhamdulilah sampe akhir hayat dia masih sebagai warga LDII. bang ben mpok ida juga same.

Terima kasih tambahan info ttg alm bang Ben. Smg Alloh mengampuni kesalahannya. Amien

Kok meninggalnya taon 2005? Kalo ngak salah taon 1995 deh. Hidup, Bang Ben!

Nih bagi yang mau The Sabeni Full album.. silahkeun http://rapidshare.com/files/148237351/The_Sabeni.rar

LDII itu paan sii??

Gw ngefans bgt ama alm bang ben, sampe gw koleksiin smua lagu dan filmnya. Apalagi yg ‘musuh bebuyutan’ kocak abiss, film favourite gw tuh. Gak ada yang bs mnggantikan alm benyamin sueb.

To bedils : LDII itu ormas islam seperti NU dan Muhammadiyah. Sebagian masyarakat menganggap LDII itu sesat. Tapi menurut MUI sih, LDII itu bukan organisasi yang menyimpang!

fatwa MUI Pusat itu tertuang dalam surat nomor: 03/Kep/KF-MUI/IX.2006 menegaskan bahwa LDII bukan organisasi yang menyimpang dari ajaran Islam,

bang doanya harus nya jgn ky gitu, masa di suruh tobat, dan semoga di ampuni. emang babe ben salah apa? beliau berzina ga, Maling, ngerampok ga. beliau cuma meyakini apa yg menurut beliau benar. apa salah???? kalo anda yg di gituin gimana rasanya…..mmmmmmm saya aja yg berbeda tidak seperti anda…..

apa beda nya juga sich…lagian dia jg sm kyk kita nyembah allah swt…,,udah gx usah rusuhin yg kyk gt’n…mending kita doa’n yg bagus” buat bang ben….w like banget ma lagu” nya bang ben,,,keren abizzzzzttttt,,,,sumpah aja….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Shalawat


Al Qur’an Online

Tawassul

Pengunjung

  • 502,623 Pembaca Setia

اهلا وسهلا بحضوركم

Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Kebenaran datangnya dari Alloh SWT, kesalahan datangnya dari kelemahan diri saya pribadi. Jika ingin copy-paste silakan. Mohon masukan dan tegur sapa serta do'akan semoga tetap istiqomah di jalanNYA. Amien

Terima kasih atas kunjungan Anda

Allah exists without a place!

Sahabat Ali Ibn Abi Thalib berkata : "Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang kafir." Seseorang bertanya kepadanya : "Wahai Amirul Mukminin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran?” Sahabat Ali Ibn Abi Thalib menjawab : "Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. Mereka mengingkari Pencipta mereka (Allah SWT) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggota badan." (Imam Ibn Al-Mu'allim Al-Qurasyi (w. 725 H) dalam Kitab Najm Al-Muhtadi Wa Rajm Al-Mu'tadi)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 989 other followers

November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Twitter

Follow me

Shalawat





Asas

Page Rank

Online

tracker

My 4shared

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 989 other followers