Taushiyah Ustadz Yusuf Mansur tentang Facebook
July 27, 2009
‘Pelarangan’ dari kiai dan ulama tentang Facebook harus disikapi sebagai berikut :
a. Anggap saja itu warning dari guru dan orangtua bahwa Facebook ada juga sisi negatifnya, yang kalau dibiarkan tumbuh, akan menjadi susah diatas lagi.
Maka, perhatikan atau minimal waspada terhadap sisi negatif ini. Istilahnya, anggap saja ini adalah nasihat dari guru dan orangtua yang meyayangi kita.
Sehingga kita tidak kehilangan rasa hormat dengan kiai, juga tidak bingung soal keputusan haram dan tidaknya.
b. Bahwa dasar pelarangan itu berlaku juga ketika kita sendiri melanggar. Di antaranya, tidak tahu waktu. Banyak hal kesia-kesiaan yang sebenarnya tidak pentung tapi dikerjakan, sebab mudahnya berkomunikasi lewat Facebook. Akhirnya, wajtty yang mestinya produktif jadi tidak produktif. Saya kasih contoh, makan sate pinggir saja diberitakan ke mana-mana, Tidak penting. Okelah itu masih okey, Bagaimana kalau kemudian lagi nonton di bioskop yang filemnya jelas-jelas mempertontonkan aurat, lalu di-share ke mana-mana. Read the rest of this entry »
Saleum – KCB
July 17, 2009
Ada euphoria tersendiri bagi masyarakat Aceh -Banda Aceh khususnya- ketika film Ketika Cinta Bertasbih diputar di ibu kota provinsi Aceh (perlu diketahui sekarang nama provinsi NAD atau Nanggroe Aceh Darussalam tidak digunakan lagi diganti dengan nama Provinsi Aceh). Selain pemutaran film yang disambut antusias di satu-satunya provinsi yang tidak memilki gedung bioskop, masyarakat Aceh jg merasa sumringah dengan diangkatnya budaya Aceh dalam film tsb. Tari Saman menjadi pembuka dan lagu Saleum sempurna dinyanyikan. Selain itu beberapa pemain membawa identitas Aceh seperti Fadhil dan Cut Mala.
Pemutaran film KCB yang diputar selama beberapa hari di gedung kesenian juga disertai dengan datangnya penulis cerita dan beberapa artis. Kang Abiek, Ana, Azzam dan Husna ikut dalam rombongan. Read the rest of this entry »
| 

