Sekedar Catatan

Buyah dalam kenangan

Posted on: July 24, 2007

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنََ

Ini foto kenangan Buyah dan Ibu yang diambil pada tahun 1954. Pasangan berbahagia ini adalah guru dan murid. Buyah guru dan ibu murid di salah satu sekolah aliyah di Jakarta. Cinta dapat datang karena seringnya pertemuan, mungkin itu kalimat yang bisa mewakili cinta kasih Buyah dan Ibu. Keduanya bisa dikatakan asli betawi, cuma ibu ada darah Lampung, karena aba-nya ibu adalah orang Lampung yang datang ke Jakarta dan sempat berjuang melawan penjajah. Sementara Buyah memang asli betawi.

Dari mereka lahirlah 5 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. 1 anak laki-laki yang bernama Muhammad Anwar meninggal waktu masih kecil di tahun 1968. Buyah sempat belajar di Pakistan untuk beberapa waktu. Buyah tak lama hidup di dunia. Dalam usia sekitar 37 tahun tepatnya tanggal 17 Oktober 1970 buyah menghembuskan nafas terakhir akibat penyakit lever yang dideritanya. Ibu harus berjuang menghidupi 6 anak-anak yatim yang masih kecil-kecil dan satu jabang bayi berumur dua bulan kandungan. 7 bulan kemudian lahirlah bayi yatim tersebut dan diberi nama Ahmad Lukman.

17 Responses to "Buyah dalam kenangan"

Assalamu’alaikum wr. wb.

Kisah hidup bang Lukman mengharukan juga, sudah menjadi anak yatim piatu sejak lahir, sepaerti Rasulullah SAW. Buyah di sana pasti bangga melihat bang Lukman sudah berhasil.

Maaf, saya berkunjung lagi ke blog bang Lukman. Sudah banyak tambahan baru, ya..?
Tapi sebenarnya saya mau nanya (maaf OOT), bagimana rute ke Lhoksumawe dari Medan. Rencana saya berangkat dari Jakarta ke Medan dg pesawat, terus katanya ke Lhokseumawe lewat darat (bus apa travel?). Barangkali bang Lukman punya saran, pesawat/bis/travelnya sebaiknya apa, yang murah tapi lumayan.

Maaf kalo comment saya tidak sinkron dg tulisan di atas, setelah ini dihapus saja biar tidak merusak pemandangan.
Terimakasih sebanyak-banyak-nya atas jawaban bang Lukman.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Terima kasih mas Sigit.

Medan-Lhokseumawe memang harus jalan darat. Ada beberapa bus antar kota yang melayani jalur Medan-Lhokseumawe antara lain Kurnia, Pelangi, Pusaka dan Anugrah. Saya rekomendasikan Kurnia (Kurnia, Anugrah, Pusaka satu manajement). Mobil Kurnia biasanya masih lebih representatif lah. Untuk tarif semua sama 55 ribu. Untuk sampai Terminal bus antar kota, dari bandara bisa menggunakan Taxi atau Becak motor. Tarif becak motor ke terminal (namanya Terminal Pondok Kelapa, jln Gatot Subroto) adalah sekitar 20-25 ribu. Dengan taxi nego bisa 35-40 ribu (di Medan semua Taxi tidak pakai Argo). Perjalanan memakan waktu sekitar 6-7 jam.

Jadi kapan ke Lhokseumawe?

Kalo mau nomor HP, japri aja ke email ahmad_lukman@telkomsel.co.id

Terima kasih banyak atas informasinya. Insya Allah saya rencana berangkat tanggal 5 Agustus. Kebetulan kami tidak bisa berangkat bersama-sama karena masih ada kepentingan dan juga sakit. Jadi saya berangkat sendirian.

Untuk informasi lainnya saya tanyakan lewat email saja. Semoga tidak mengganggu kesibukan bang Lukman.

Terima kasih.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

ok, c u @ Lhokseumawe and welcome 2 the jungle

Saya terharu baca Buyah dalam kenangan. Pokoknya salut utkmu yg bisa tegar dan mandiri, ceria, kreativ walau tanpa Ayah. Ceritamu hampir sama dgn Nabi Muhammad SAW. Mudah2an prilakuku mengikuti Beliau amiiin. BTW , you look like your mother.

amien. yatimnya sama dengan Nabi. tapi pribadinya, uh jauh banget. aku badung, badung banget bahkan. my mom is the best lah. 🙂

Hiks his hiks…. baca buyah dlm kenangan jadi kangen bapakku yang sedang sakit niiih. Pernah bertemu Buyah dalam mimpi mu Saad ?

Leider nicht. Mimpi ketemu dengan ibu sering.

jadi sedih, inget karo bapake karo mamake sing wis ra ana nang alam dunia.

iki wong tuo ne sopo ?

abdi teh, biasa nuju kesurupan orang jawa.

wakakakakak… untung kesurupan orang jawa, coba orang Jerman. 😆

Hehehe dassaaaaarrr wong tegal !!!

sanes, abdi sanes orang tegal eteh 😡

Jadi siapa dong ?

memmang belom terpecahkan misteri cloningan gue ini……buka dulu topengmu….( sambil nyanyi lagu Peterpan )…

Ooh lu juga nggak tahu vie ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Shalawat

Al Qur’an Online

Tawassul

Pengunjung

  • 624,252 Pembaca Setia

اهلا وسهلا بحضوركم

Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Kebenaran datangnya dari Alloh SWT, kesalahan datangnya dari kelemahan diri saya pribadi. Jika ingin copy-paste silakan. Mohon masukan dan tegur sapa serta do'akan semoga tetap istiqomah di jalanNYA. Amien

Terima kasih atas kunjungan Anda

Allah exists without a place!

Sahabat Ali Ibn Abi Thalib berkata : "Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang kafir." Seseorang bertanya kepadanya : "Wahai Amirul Mukminin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran?” Sahabat Ali Ibn Abi Thalib menjawab : "Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. Mereka mengingkari Pencipta mereka (Allah SWT) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggota badan." (Imam Ibn Al-Mu'allim Al-Qurasyi (w. 725 H) dalam Kitab Najm Al-Muhtadi Wa Rajm Al-Mu'tadi)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,018 other followers

July 2007
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Twitter

Follow me

Shalawat

  1. preview.mp3
  2. M%2BArifin%2BIlham%2B-%2BYa%2BNabi%2BSalam%2BAlaika.mp3



Asas

Page Rank

Online

tracker

My 4shared

%d bloggers like this: