Sekedar Catatan

Tabarruk II

Posted on: August 25, 2007

Terkait dengan judul postingan Tabarruk sebelumnya, ada artikel di eramuslim yang dirilis 23 Januari 2006 terkait dengan peninggalan Rasululloh SAW. yang cukup menarik. Perlu kedewasaan berfikir dan sudut pandang yang berbeda dalam melihat fenomena ini. Gak perlu berdebat mengenai dalil tabarruk karena memang Wahabi tak mengakuinya.

Kalangan ulama di Arab Saudi kini sedang memperdebatkan sebuah gua tempat Nabi Muhammad Saw beristirahat seusai perang Uhud. Perdebatan terjadi antara yang setuju dan tidak setuju gua itu dihancurkan.

Gubernur Madinah Pangeran Abdul Aziz bun Majid pada harian Asharq Al-Awsat menolak ide yang ingin menghancurkan salah satu lokasi bersejarah itu. Namun sebuah komite sudah dibentuk untuk membahas perdebatan itu karena banyaknya pengaduan para pengunjung yang datang ke tempat itu melakukan ritual peribadahan.

Sejumlah ulama menyarankan agar pintu masuk ke lokasi gua Uhud itu dipagari saja. Pintu masuk itu terletak sekitar satu kilometer dari lokasi para pemanah ditempatkan pada saat perang Uhud terjadi. Diriwayatkan, dalam perang antara kaum Muslimin dan kaum kafir itu, Nabi Muhammad terluka dan beristirahat di gua tersebut. Saat ini, gua Uhud menjadi salah satu lokasi yang banyak dikunjungi oleh para jamaah haji, mereka memanjatkan permohonan dan mengambil foto-foto di lokasi tersebut.

Salah seorang warga lokal bernama Talal Al-Raddadi mengatakan, pertanyaan terhadap apa yang dilakukan oleh para pengunjung itu sudah mulai mengemuka sejak enam tahun yang lalu.

“Mereka meminta keselamatan dari tempat itu dan melakukan hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan Islam. Banyak orang yang meminta agar tempat itu dihancurkan saja. Saya katakan pada mereka bahwa menghancurkan tempat tersebut bukanlah sebuah pilihan. Kita harus meningkatkan kesadaran dan mengatakan pada para pengunjung bahwa tidak lokasi itu bukan tempat untuk ibadah. Kita harus memasang papan-papan peringatan. Saya berharap mereka tidak menimbulkan masalah dengan menghancurkan gunung itu. Saya pikir menghancurkannya akan menimbulkan kerusakan saja,” papar Al-Radaddi panjang lebar.

“Para jamaah haji asal Turki tidak pernah lewat mengunjungi gunung Uhud ketika mereka berada di Madinah. Ini adalah lokasi di mana Nabi Muhammad kehilangan salah satu gigi depannya,” kata Muhammad Yelmaz dari Turki. Menurutnya, para jamaah itu datang ke gua tersebut dan memohon ampunan dosa. Mereka mencium batu-batu yang diyakini pernah menjadi tempat duduk Rasulullah ketika mereka masuk ke gua tersebut.

Profesor Universitas Tayba, Madinah, Anwar Bakri mengingatkan gerakan kelompok ekstrim yang ingin menghancurkan semua monumen yang ada di Madinah. Ia berpendapat, menghancurkan gua Uhud hanya akan menimbulkan kemarahan dan tidak akan menyelesaikan persoalan serta akan memperburuk citra Islam.

“Kesalahan-kesalahan akan terjadi baik disengaja atau tidak disengaja. Menghancurkan lokasi itu bukan hanya tidak logis tapi juga bukan solusi akhir. Ketika umat Islam masuk ke negara lain dan menemukan monumen yang bukan milik Islam, mereka tidak akan menghancurkannya. Kita bisa membaca sejarah untuk membuktikannya. Saya menyerukan otorita pariwisata untuk bergerak dan melindungi tempat itu, tambah profesor lainnya, Profesor Asem Hamdan.

Dosen di Universitas Islam Madinah, al-Jarbu berpendapat berbeda. Ia meyakini bahwa menghancurkan tempat tersebut merupakan solusi satu-satunya. Menurutnya, memasang pagar saja tidak ada manfaatnya karena orang akan tetap masuk ke dalam gue dengan meloncati pagar pembatas tersebut.
“Satu-satunya solusi dalam pikiran saya adalah menghancurkannya karena banyak warga lokal yang mengambil manfaat dari lokasi itu. Menghancurkannya akan memecahkan persoalan untuk selamanya,” kata Al-Jarbu. Namun gubernur Madinah mengatakan, lokasi gua itu akan dipagari dan tidak akan dihancurkan. (ln/arabnews)

Oh.. oh.. ya.. oh.. ya.. oh.. ya bongkar!

Oh.. oh.. ya.. oh.. ya.. oh.. ya bongkar!

(Bongkar, Iwan Fals)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Shalawat

Al Qur’an Online

Tawassul

Pengunjung

  • 608,256 Pembaca Setia

اهلا وسهلا بحضوركم

Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Kebenaran datangnya dari Alloh SWT, kesalahan datangnya dari kelemahan diri saya pribadi. Jika ingin copy-paste silakan. Mohon masukan dan tegur sapa serta do'akan semoga tetap istiqomah di jalanNYA. Amien

Terima kasih atas kunjungan Anda

Allah exists without a place!

Sahabat Ali Ibn Abi Thalib berkata : "Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang kafir." Seseorang bertanya kepadanya : "Wahai Amirul Mukminin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran?” Sahabat Ali Ibn Abi Thalib menjawab : "Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. Mereka mengingkari Pencipta mereka (Allah SWT) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggota badan." (Imam Ibn Al-Mu'allim Al-Qurasyi (w. 725 H) dalam Kitab Najm Al-Muhtadi Wa Rajm Al-Mu'tadi)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,017 other followers

August 2007
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Twitter

Follow me

Shalawat

  1. preview.mp3
  2. M%2BArifin%2BIlham%2B-%2BYa%2BNabi%2BSalam%2BAlaika.mp3



Asas

Page Rank

Online

tracker

My 4shared

%d bloggers like this: