Sekedar Catatan

Meugang

Posted on: September 1, 2008

Tradisi khas ini mungkin hanya dijumpai di Aceh. Setidaknya kita tidak menjumpainya di daerah lain seperti di Jakarta dan Jawa. Meugang adalah tradisi turun menurun yang sudah dimulai entah kapan. Meugang –> eu dibaca seperti dalam kata emas, dirayakan setiap menyambut 3 moment.

  1. Sehari menjelang Ramadhan (ada juga dua hari Meugang seperti di daerah Sigli kab. Pidie)
  2. Sehari menjelang Iedul Fithri
  3. Sehari menjelang Iedul Adha

Dalam tradisi ini semua orang Aceh berusaha sebisa mungkin membeli daging, umumnya daging sapi, sebagai persiapan menjelang hari besar Islam. Tidak peduli kaya atau miskin, ketika Meugang datang maka ‘wajib’ hukumnya membeli dan memasak daging. Bagi yang terbiasa makan daging, Meugang tetap merupakan keharusan. Bagi yang jarang makan daging, inilah kesempatan mencicipi hidangan daging sapi setahun 3 kali. Buat mereka yang tidak mampu membeli sekilo daging, setengahnya pun oke lah. Karena memang pada saat Meugang harga daging sapi naik sekitar 30-50% dari harga normal.

Pajak Inpres (Pajak = Pasar) menjadi sempit karena banyaknya masyarakat kota yang menyerbu lokasi sejak pagi hari. Pedagang dadakan seolah tidak mau ketinggalan meraup rejeki. Jalan menuju lokasi pasar disesaki kendaraan roda dua dan becak motor. Trotoar jalan banyak dipakai lapak2 sementara yang menjajakan daging sapi.

Vodpod videos no longer available.

Foto-foto lainnya : Meugang di Lhokseumawe 1429 H

 

4 Responses to "Meugang"

hai saad,
di münchen juga ada mirip-mirip seperti itu, ada pasar kecil-kecilan dari toko-toko turki mereka nyediain daging segar untuk menyambut ramadhan. cuma terbalik, harganya di murahin, biar masyarakat yang gak mampu, mendapat kesempatan untuk beli daging , . sabtu kemarin gue baru aja berkunjung ke pasar tesebut diajak temen. gue gak beli daging hanya buah-buah segar yang rasanya enak sekali.

Sayangnya di sini kebanyakan justru mencari kesempatan dalam kesempitan. Jadi mumpung laku, jual mahal. Mumpung dicari, jual mahal. Makanya ada istilah, sesuatu yang selalu naik dan gak turun2 = harga kebutuhan pokok.🙂

ah nasibnya kaum yang miskin. beli daging cuma kalau meugang, eah malah harga dinaikkan. Suntuknya lagi kepala dinas peternakan aceh menganggap ini wajar. wajarkah pada hari besar islam mereka seenaknya menaikkan harga daging? Inikah solidaritas yang diajarkan dalam islam? mencekik yang miskin dengan kenaikan harga sembako? Mungkinkah iblis mencari kesempatan. Ini belum lagi kecurangan dari penjual daging. Kepala dinas ini perlu diganti dengan mereka yang lebih islami.

Kondisi lapangan memang cukup sulit bung Miskin. Kesadaran kolektif yang dibutuhkan dengan semangat kebersamaan untuk membuang jauh2 prilaku buruk ini. Kepala dinas dapat dicopot, namun keadaan belum tentu berbanding lurus.

Ada cerita menarik tentang seorang ibu di Jepang setelah terjadi pemboman Hiroshima dan Nagaski yang meluluhlantakkan Jepang pada perang dunia ke dua. Si ibu ini berjualan barang dagangannya dengan harga normal, tidak dinaikkan. Padahal semua orang butuh barang yang dijualnya. Ketika ditanyakan, dia menjawab bahwa dia tidak ingin mengambil kesempatan di atas penderitaan orang lain.

Bandingkan ketika sebagian besar pesisir barat Aceh dihantam tsunami. Banda Aceh adalah salah satu kota terparah. Kejadian yang cukup mengkhawatirkan adalah melambungnya harga2. Bahkan harga sewa rumah berlipat2 mahalnya. Untuk harga sewa rumah yang biasanya 10 juta per bulan bisa mencapai 50-100 juta perbulan. Semuanya tiba2 menjadi serba mahal. Ada yang memanfaatkan kondisi. Kini Banda Aceh menghadapi kekhawatiran ketika akan ditinggalkan LSM asing, sementara harga yang sudah naik, sulit untuk turun. LSM asing tidak menghitung besaran rupiah, karena dana mereka melimpah. Bagaimana dengan masyarakat Aceh pada umumnya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Shalawat

Al Qur’an Online

Tawassul

Pengunjung

  • 608,256 Pembaca Setia

اهلا وسهلا بحضوركم

Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Kebenaran datangnya dari Alloh SWT, kesalahan datangnya dari kelemahan diri saya pribadi. Jika ingin copy-paste silakan. Mohon masukan dan tegur sapa serta do'akan semoga tetap istiqomah di jalanNYA. Amien

Terima kasih atas kunjungan Anda

Allah exists without a place!

Sahabat Ali Ibn Abi Thalib berkata : "Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang kafir." Seseorang bertanya kepadanya : "Wahai Amirul Mukminin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran?” Sahabat Ali Ibn Abi Thalib menjawab : "Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. Mereka mengingkari Pencipta mereka (Allah SWT) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggota badan." (Imam Ibn Al-Mu'allim Al-Qurasyi (w. 725 H) dalam Kitab Najm Al-Muhtadi Wa Rajm Al-Mu'tadi)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,017 other followers

September 2008
M T W T F S S
« Aug   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Twitter

Follow me

Shalawat

  1. preview.mp3
  2. M%2BArifin%2BIlham%2B-%2BYa%2BNabi%2BSalam%2BAlaika.mp3



Asas

Page Rank

Online

tracker

My 4shared

%d bloggers like this: