Sekedar Catatan

21 Jiwa Melayang dalam Antri Zakat

Posted on: September 17, 2008

Sangat miris mendengar dan membaca tragedi yang menimpa pengantri zakat di desa Purutrejo Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan, Jawa Timur. 21 wanita usia 25 s/d 60 tahun meregang nyawa akibat berdesakan dan terinjak injak para pengantri lainnya. Semuanya wanita, karena sang muzakki, Haji Syaichon Fikri (55) dan keluarga, memberikan zakatnya hanya kepada wanita. Pemberian zakat langsung ini adalah bukan untuk yang pertama kalinya. Ini dilakukan oleh keluarga H. Syaichon bertahun-tahun. Musibah yang menelan jiwa ini baru untuk pertama kali.

Haji Syaichon, juragan aneka kulit hewan ternak dan berbisnis jual beli mobil itu telah lama secara rutin membagi-bagikan zakat kepada warga, terutama setiap tanggal 15 Ramadhan. Beliau dan keluarganya dikenal sebagai orang yang dermawan. Namun kejadian ini sangat memukul keluarga H Syaichon. Betapa tidak belakangan anak beliau yang menjadi ketua panitia ditetapkan menjadi tersangka. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka2 baru.

Kabar yang diterima menyebutkan bahwa dana yang disiapkan untuk diberikan kepada fakir miskin mencapai angka 500 juta rupiah. Bisa dibayangkan berapa jumlah mustahik yang dipastikan akan mendapat jatah Rp 30.000 (tiga puluh ribu rupiah) per kepala. Setidaknya ada 16 ribu lebih orang yang mampu diberikan santunan berupa uang dreizig tausend rupiahs (sekitar 2 EURO). Nampak kecil dan tidak berarti, namun jangan tanya itu pada para fakir miskin. Uang sejumlah itu sangat-sangat berarti. Himpitan dan kesulitan ekonomi menjadikan nilai rupiah sangat valuable bagi mereka.

Sayangnya berlimpahnya jumlah zakat yang akan dibagikan tidak sebanding dengan sistem dan mekanisme yang ada sehingga resiko berdesak-desakan, saling dorong, sikut dlsb terbuka lebar sampai menimbulkan jatuhnya korban yang tidak sedikit.

Pada masa khalifah Umar bin Abdul ‘Aziz r.a peranan Baitul Maal (harfiah : Rumah Harta) demikian bagusnya. Sehingga orang2 kaya kesulitan membawa zakatnya untuk diberikan kepada fakir miskin. Pada waktu itu sitem, mekanisme, keasadaran, sifat iffah masyarakat, serta keadilan khalifah berjalan dengan baik. Baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur, negeri yang tenteram adil dan makmur bukanlah utopia.

4 Responses to "21 Jiwa Melayang dalam Antri Zakat"

Bang Saad: Mungkin sekarang sudah terlalu banyak kaum dhuafa ya?? Or mereka ngaku2 jadi dhuafa! Banyak orang yang merebut hak orang yang lebih membutuhkan. Kasihan Pak Syaichon niat baik malah hasil jelek; lebih kasihan yang meninggal; inalillahiwainailaihirojiun.

sbg org Indonesia saya sakit hati, liat orang antri duit 30rb sampai mati atau mau mati. Sbg org islam sy malu, sedemikian banyak ormas islam ngurusin bikin musola baru, tapi banyak orang (kebanyakan org islam) yang rela malu (gtw malu) dateng ambil zakat.
idealnya: kalo mw nyumbang gak usah ketauan mau nyumbang, datengin aja orang yang mau disumbang. Kok gak mikir, dari tahun ke tahun banyak yang sengsara ngantri zakat di situ.
Kalo org yg harus diberi zakat didatengin, kan ketahuan apa benar orang itu perlu dizakati, atau apa 30rb sudah menolong, kan duitnya banyak.
kalo liat pembagian BLT(Bantuan langsung Tawuran), banyak orang2 yg bermental pengemis, ngotot minta bantuan. Ini bisa jadi acuan
belum lagi masalah orang yg makan bantuan2 seperti itu, makanya banyak org yang mendistribusikan sendiri. Karena gak punya manajemen yg baik, ya jatuh korban deh. inalillahi
“beramal harus berilmu” kayaknya gitu

Bertobatlah saudaraku…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Shalawat

Al Qur’an Online

Tawassul

Pengunjung

  • 616,044 Pembaca Setia

اهلا وسهلا بحضوركم

Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Kebenaran datangnya dari Alloh SWT, kesalahan datangnya dari kelemahan diri saya pribadi. Jika ingin copy-paste silakan. Mohon masukan dan tegur sapa serta do'akan semoga tetap istiqomah di jalanNYA. Amien

Terima kasih atas kunjungan Anda

Allah exists without a place!

Sahabat Ali Ibn Abi Thalib berkata : "Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang kafir." Seseorang bertanya kepadanya : "Wahai Amirul Mukminin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran?” Sahabat Ali Ibn Abi Thalib menjawab : "Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. Mereka mengingkari Pencipta mereka (Allah SWT) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggota badan." (Imam Ibn Al-Mu'allim Al-Qurasyi (w. 725 H) dalam Kitab Najm Al-Muhtadi Wa Rajm Al-Mu'tadi)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,018 other followers

September 2008
M T W T F S S
« Aug   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Twitter

Follow me

Shalawat

  1. preview.mp3
  2. M%2BArifin%2BIlham%2B-%2BYa%2BNabi%2BSalam%2BAlaika.mp3



Asas

Page Rank

Online

tracker

My 4shared

%d bloggers like this: