Sekedar Catatan

Bandara Venice

Posted on: November 19, 2008

Sambil nunggu cabut dari Venice menuju Jakarta via Dubai, gue coba untuk nengok blog yang gue tinggalin selama trip ke Italy [10 Tage]. Sekalian nyobain fasilitas internet berbayar yang disediakan di bandara. Kena charge 2  Euro untuk browsing selama 10 menit. Ups waktu gue tinggal 3 menit lagi. Cepet bangat dan mahal juga, 28 rebu buat 10 menit🙄

Kalo di executive lounge di bandara Soekarno Hatta gratis…

Tags: ,

18 Responses to "Bandara Venice"

saad, selamat datang di tanah air. bagi cerita ya, ttg petualangannya di itali, terus terang aja gue penasaran dengernya.
trus, tulisan elo ttg bandara soekarno-hatta sangat memprihatinkan. ternyata indo itu gak berubah stl 12 thn gue tinggal.

Wah bang saad enak banget ke Italia… Foto2nya boleh dong bang.
Ada apa di bandara sukarno-hatta??

Enak banget ya orang Telkomsel kalo gathering ke Italy….sekolah Pak Amien Rais mah paling2 ke Jogja…(Itu juga cuma study banding..he,he,he).ditunggu foto2nya ya kak! kata teh Irda, kak sa’ad gak mampir ke Jerman takut ditinggal rombongan yee…

selamat kembali di tanah air saad. semoga biar acara padat banget itali berkesan sekali buat elo. gue dah pulang ke rumah. jaitan luka bakal dibuka besok jumat. jalan gue masih kayak obelix ( asterix-obelix ) tapi udah mulai enakan. sayang kita gak bisa ketemuan ya….

bandara sukarno hatta….hmmmm salah satu alasan juga buat malas pulang. belum lagi tikus-tikus serakah dari imigrasi…. duhh….

Jakarta, i’m coming. Gue baru aja mendarat di bandara ‘kebanggaan’ republik ini. Gue naik Emirates dari Venisia dan transit di Dubai. Dari Dubai ganti pesawat yg lebih besar. Hampir semua penumpang orang Indonesia. Hampir sepertiganya TKI yg mengundi nasib di Timteng. Loh kok tahu? Pasti tahu dan mudah dilihat dari penampilan.
Kedatangan para penghasil devisa membawa ‘berkah’ bagi mereka yg menggantungkan hidup di bandara. Mulai dari porter, supir taksi bandara, OB bandara, ojek dll (smg Alloh berkahi rizki mereka) sampai petugas imigrasi. TKI meski dikecam dan penuh resiko, ternyata membawa angin segar buat byk pihak, tak terkecuali para pemeras.
Right or wrong is my country.

Foto2 selama di sana insya Alloh gw upload beserta ceritanya. Gw gak sempat mampir ke Jerman, meski Neta berbaik hati menawarkan unt mampir ke München (nett von Dir, Net). Maklum semua sdh terprogram dan travel bironya cukup ketat.

Ok dilanjut lg. Gue masih di taksi menuju rumah nyokap di Asem Baris. Aroma ‘eksotik’ Jakarta membawa gue pada harapan unt scptnya kembali berkiprah di sini. Jakarta, memang luar biasa, setidaknya buat diri gue pribadi. Gue kangen makanan Jakarta. Ada yg mau ikut? Gue traktir. Mau?…

Makasih semua…

Saad….bitte für mich eine portion gado gado, soto betawi lengkap und kerak telor. zum trinken nehme ich teh anget tampa gula.

Kyai….. Wellcome to our paradise, Indonesia.

Plg ke Tebet?

@ Neta : getrennt oder zusammen? 20 Euro ingesammt bitte.🙂

@ Mas Budi ‘adik Wati’ : Yoi mas, ke Tebet. Minggu baru balik ke Lhokseumawe. Keluarga dah nunggu di sana. ‘Landasan pesawat’ pun sudah disiapkan.😆

mau donk…aleh2 nyah……ada yang bening2 gak kak?

Oleh2nya cerita dan foto (menyusul) Ci.

Yg bening sungainya Ci. He he he

20 euro pegimane… katanya ditraktir ? terus bayaran buat gue sms gratis kilat berbahasa itali ala neta gimane pak aji…. hihi…. na jadi elo tau kan kenap gue suka melankolis dan heboh soal makanan. elo 10 hari gak makan makanan melayu aja segitunya .apalgi gue yang dah lama banget …..salam buat ntus ya…
psst…di jembatan rialto , venesia elo ngucapin cinta elo ke ntus kagak ? ….

Waduh Net, gak inget lg ama cerita lo ttg jembatan itu. Lo tahu kan wisatawan Indonesia. Bagi mrk (gue termasuk) nilai historis, cerita yg melatarbelakangi, pesan dlsb adalah hal gak penting2 amat. Yg penting adalah DOKUMENTASI atau foto/video dan belanja oleh2. Sesuatu yg dapat dijadikan bukti ‘wir waren da’. Beda kan dgn wisatawan lainnya.

Makanya ketika baca jadwal kunjungan yg bgt padat dgn sejumlah lokasi berjauhan dgn waktu hanya 10 hari, langsung ada kesan ‘asal sampe dan ole2.🙂

Stimmt das, oder?

maksud gue : wir waren einmal hier.

Ughhhhh,
gurgel…gurgel…Ntus si Saad kudu di bentuk urat romantisnya. Iya deh….
Saad hari ini jahitan gue dicabut. Terus gue bela-belain menempuh hujan badai , jalan kayak pingguin demi sepiring gado-gado.Hm…. sayang elo gak sempet ke München ya…padahal dah deket banget.
naya e bello che ti trovi di nuovo in compagnia della tua famiglia….

@Saad : mau dong ditraktir mumpung di bgr nih😉
@Netta : Gute Besserung !

Wilujeng Sumping…
Hiks..baca tulisan ttg Emirates, jadi inget waktu gagal ngelamar jadi Pramugari Emirates…hiks lagi…

@ Irdha : gue blk minggu pagi Da

@ Evie : hiks jg. Pasti ada hikmahnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Shalawat

Al Qur’an Online

Tawassul

Pengunjung

  • 608,256 Pembaca Setia

اهلا وسهلا بحضوركم

Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Kebenaran datangnya dari Alloh SWT, kesalahan datangnya dari kelemahan diri saya pribadi. Jika ingin copy-paste silakan. Mohon masukan dan tegur sapa serta do'akan semoga tetap istiqomah di jalanNYA. Amien

Terima kasih atas kunjungan Anda

Allah exists without a place!

Sahabat Ali Ibn Abi Thalib berkata : "Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang kafir." Seseorang bertanya kepadanya : "Wahai Amirul Mukminin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran?” Sahabat Ali Ibn Abi Thalib menjawab : "Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. Mereka mengingkari Pencipta mereka (Allah SWT) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggota badan." (Imam Ibn Al-Mu'allim Al-Qurasyi (w. 725 H) dalam Kitab Najm Al-Muhtadi Wa Rajm Al-Mu'tadi)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,017 other followers

November 2008
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Twitter

Follow me

Shalawat

  1. preview.mp3
  2. M%2BArifin%2BIlham%2B-%2BYa%2BNabi%2BSalam%2BAlaika.mp3



Asas

Page Rank

Online

tracker

My 4shared

%d bloggers like this: