Sekedar Catatan

Tampomas II

Posted on: February 27, 2010

Ini adalah tragedi nasional bangsa kita hampir 3 dasawarsa silam, saat KMP Tampomas II milik PELNI yang mengangkut ratusan penumpang perlahan-lahan lenyap di perairan dekat kepulauan Masalembo. Dalam manifest disebutkan jumlah penumpang saat itu ada 1054 orang, 191 mobil dan 200 sepeda motor –> lanjut cerita

Setidaknya ada dua seniman Indonesia yang mengungkapkan peristiwa tenggelamnya KMP Tampomas (d/h MV. Great Emerald yang dibuat di Jepang pada tahun 1971) Keduanya berbicara tentang tragedi dengan ‘bahasa’ yang berbeda. Ebiet G Ade dan Virgiawan Listanto atau yang lebih dikenal dengan nama Iwan Fals mengungkapkannya dengan makna yang dalam dan lugas, meski titik beratnya berbeda. Ebiet lebih menyoroti peran seorang nahkoda kapal yang penuh tanggung jawab mengabdikan jiwa raga untuk orang lain, sementara Iwan Fals menyindir pengelola negeri dengan tajam terkait apa yang disebutnya “bukan takdir Tuhan”. Berikut petikan dua seniman tentang karamnya Tampomas II.

SebuahTragedi 1981
Dia nampak tegak berdiri,
gagah perkasa
Berteriak tegas dan lantang,
ia nakhoda
Sebentar gelap hendak turun
Asap tebal rapat mengurung
Jeritan yang panjang,
rintihan yang dalam,
derak yang terbakar,
dia tak diam
du du du du du du du duDia nampak sigap bergerak
di balik api
Seperti ada yang berbisik,
ia tersenyum
Bila bersandar kepadaNya
terasa ada tangan yang terulur
Bibirnya yang kering
serentak membasah
Tangannya yang jantan
tak kenal diamBertanya kepadaNya,
“Mesti apalagi?”
Semua telah dikerjakan
tak ada yang tertinggal
Geladak makin terbenam,
ho harapan belum pudar
Masih ada yang ditunggu
mukjizat dariNya
Atau bila segalanya
harus selesai
Pasrah terserah kepadaNyaDia nampak duduk terpekur,
tengah berdoa
Ia hadirkan semua putranya,
ia pamitan
Tanggung jawab yang ia junjung
dan rasa kemanusiaan
ia telah bersumpah,
selamatkan semua
ia rela berkorban,
jiwa dan raga
du du du du du du du duDi tengah badai pusaran air
tegak bendera
Ia t’lah gugur begitu jantan,
ia pahlawan
Pengorbanannya patut dikenang,
jasa-jasanya pantas dicatat
Taburkanlah kembang,
di atas kuburnya
Berbelasungkawa bagi pahlawan
Celoteh Camar Tolol & Cemar
Api menjalar dari sebuah kapal
Jerit ketakutan
Keras melebihi gemuruh gelombang
Yang datangSejuta lumba lumba mengawasi cemas
Risau camar membawa kabar
Tampomas terbakar
Risau camar memberi salam
Tampomas Dua tenggelamAsap kematian
Dan bau daging terbakar
Terus menggelepar dalam ingatanHatiku rasa
Bukan takdir tuhan
Karena aku yakin itu tak mungkinKorbankan ratusan jiwa
Mereka yang belum tentu berdosa
Korbankan ratusan jiwa
Demi peringatan manusiaKorbankan ratusan jiwa
Mereka yang belum tentu berdosa
Korbankan ratusan jiwa
Demi peringatan manusiaBukan bukan itu
Aku rasa kita pun tahu
Petaka terjadi
Karena salah kita sendiriDatangnya pertolongan
Yang sangat diharapkan
Bagai rindukan bulan
Lamban engkau pahlawan
Celoteh sang camar

Bermacam alasan
Tak mau kami dengar
Di pelupuk mata hanya terlihat
Jilat api dan jerit penumpang kapal

Tampomas sebuah kapal bekas
Tampomas terbakar di laut lepas
Tampomas tuh penumpang terjun bebas
Tampomas beli lewat jalur culas
Tampomas hati siapa yang tak panas
Tampomas kasus ini wajib tuntas
Tampomas koran koran seperti amblas
Tampomas pahlawanmu kurang tangkas
Tampomas cukup tamat bilang naas

>download<
Sebuah Tragedi 1981 | Celoteh Camar Tolol & Cemar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Shalawat

Al Qur’an Online

Tawassul

Pengunjung

  • 611,425 Pembaca Setia

اهلا وسهلا بحضوركم

Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Kebenaran datangnya dari Alloh SWT, kesalahan datangnya dari kelemahan diri saya pribadi. Jika ingin copy-paste silakan. Mohon masukan dan tegur sapa serta do'akan semoga tetap istiqomah di jalanNYA. Amien

Terima kasih atas kunjungan Anda

Allah exists without a place!

Sahabat Ali Ibn Abi Thalib berkata : "Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang kafir." Seseorang bertanya kepadanya : "Wahai Amirul Mukminin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran?” Sahabat Ali Ibn Abi Thalib menjawab : "Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. Mereka mengingkari Pencipta mereka (Allah SWT) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggota badan." (Imam Ibn Al-Mu'allim Al-Qurasyi (w. 725 H) dalam Kitab Najm Al-Muhtadi Wa Rajm Al-Mu'tadi)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,019 other followers

February 2010
M T W T F S S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Twitter

Follow me

Shalawat

  1. preview.mp3
  2. M%2BArifin%2BIlham%2B-%2BYa%2BNabi%2BSalam%2BAlaika.mp3


Asas

Page Rank

Online

tracker

My 4shared

%d bloggers like this: