Sekedar Catatan

Archive for the ‘Tragedi Kemanusian’ Category

Presiden RI ke 4Sebagai seorang Demokrat saya tidak bisa menghalangi keinginan rakyat Aceh untuk menentukan nasib sendiri. Tetapi sebagai seorang republik, saya diwajibkan untuk menjaga keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia—Gus Dur

Indonesia kembali kehilangan tokoh bangsa. Abdurrahman Wahid atau yang lebih popular disapa Gus Dur menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Rabu (30/12) sekitar pukul 18.55 WIB. Banyak hal yang patut dicatat dari tokoh yang penuh kontroversi ini, terutama jika dikaitkan dengan Aceh.

Bagi Aceh, Gus Dur di samping dianggap sebagai sosok yang meresahkan juga sebagai peletak dasar fondasi perdamaian. Meresahkan, karena dalam sejumlah pernyataannya, Gur Dur selalu menyinggung perasaan orang Aceh. Publik Aceh tentu belum lupa dengan pernyataan Gus Dur yang menyebut dirinya sebagai ‘nabi’nya orang Aceh. Selain itu, tuntutan referendum yang disuarakan rakyat Aceh dianggap angin lalu saja. Bahkan, dalam salah satu pernyataannya, Gus Dur mengklaim yang menuntut referendum hanya ratusan orang saja, padahal saat Sidang Umum Masyarakat Pejuang Referendum (SUMPR), jutaan rakyat Aceh tumpah ruah ke Banda Aceh.

Tetapi, terlepas dari itu, Gus Dur juga peletak dasar perdamaian. Pada pemerintahan Gus Durlah, pembicaraan damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Indonesia menjadi terbuka. Padahal, sebelumnya, pembicaraan dengan GAM sesuatu yang tabu, sehingga peluang perdamaian seperti ditutup rapat, apalagi jika sampai mengakomodasi tuntutan kemerdekaan. Saat sejumlah tokoh nasional mengecam pendekatannya untuk Aceh, Gus Dur tetap memilih menempuh cara-cara penyelesaian yang lebih simpatik: mengajak tokoh GAM duduk satu meja untuk membahas penyelesaian Aceh secara damai. Bahkan, secara rahasia, Gus Dur mengirim Bondan Gunawan, Pjs Menteri Sekretaris Negara, menemui Panglima GAM Abdullah Syafii di pedalaman Pidie. Di masa Gus Dur pula, untuk pertama kalinya tercipta Jeda Kemanusiaan.

Lanjut…

Vodpod videos no longer available.

more about “Rohingya 23Feb09“, posted with vodpod

Pendistribusian bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi Rohingya di kecamatan Idi Rayeuk Aceh Timur. 198 jiwa manusia yang dibuang militer Thailand ke laut lepas ini ditemukan oleh nelayan Aceh. Jumlah mereka sebenarnya adalah 220 jiwa. Selama 22 hari mereka mengarungi samudera dengan kapal kecil tanpa mesin. Mereka diperlakukan tidak manusiawi di negaranyanya oleh junta militer Myanmar. Mereka lari dari negara tsb dan mencari penghidupan yang layak di Thailand. Apa yang mereka terima tak terbayangkan sebelumnya. Oleh militer Thailand mereka dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam perahu kecil tanpa mesin dan ditarik ke tengah laut kemudian tali penarik perahu diputus. Mereka terombang ambing di laut tanpa makanan dan minuman yang memadai. 22 jiwa melayang selama perjalanan.

Telkomsel graPARI Lhokseumawe beserta mitra dealer mengumpulkan dana kemudian menyerahkannya langsung ke pengungsi dan team relawan di kecamatan Idi Rayeuk. Semoga ini menjadi amal ibadah kami dan menjadikan perusahaan kami berkah. Terima kasih atas bantuan semua pihak. Semoga Alloh akan membalas dengan yang lebih baik lagi. Amien


Shalawat

Al Qur’an Online

Tawassul

Pengunjung

  • 686,716 Pembaca Setia

اهلا وسهلا بحضوركم

Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Kebenaran datangnya dari Alloh SWT, kesalahan datangnya dari kelemahan diri saya pribadi. Jika ingin copy-paste silakan. Mohon masukan dan tegur sapa serta do'akan semoga tetap istiqomah di jalanNYA. Amien

Terima kasih atas kunjungan Anda

Allah exists without a place!

Sahabat Ali Ibn Abi Thalib berkata : "Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang kafir." Seseorang bertanya kepadanya : "Wahai Amirul Mukminin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran?” Sahabat Ali Ibn Abi Thalib menjawab : "Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. Mereka mengingkari Pencipta mereka (Allah SWT) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggota badan." (Imam Ibn Al-Mu'allim Al-Qurasyi (w. 725 H) dalam Kitab Najm Al-Muhtadi Wa Rajm Al-Mu'tadi)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,017 other followers

December 2019
M T W T F S S
« Oct    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Follow me

Shalawat

  1. preview.mp3
  2. M%2BArifin%2BIlham%2B-%2BYa%2BNabi%2BSalam%2BAlaika.mp3
  3. ap-oq6l6w39jhfk.mp3
  4. ap-kuhtapcgrrwg.mp3
  5. ap-io10264j8ykg.mp3
  6. ap-c7w3xmbvvgn4.mp3
  7. ap-cikw7fy7bj0g.mp3
  8. ap-z98gruoi737k.mp3
  9. ap-zz1fwua0x4ao.mp3
  10. preview.mp3
  11. preview.mp3
  12. preview.mp3
  13. preview.mp3
  14. preview.mp3
  15. preview.mp3
  16. preview.mp3
  17. preview.mp3
  18. preview.mp3
  19. preview.mp3
  20. preview.mp3
  21. preview.mp3
  22. preview.mp3
  23. preview.mp3



Asas

Page Rank

Online

tracker

My 4shared

%d bloggers like this: